Gloshell
Community

Mitos skincare yang terlalu lama kamu percayai

Semua orang pasti punya satu. "Kulitmu akan terbiasa dengan produk, jadi kamu harus berganti produk", "kulit berminyak tidak membutuhkan pelembap", "SPF yang lebih tinggi berarti kamu bisa mengaplikasikannya ulang lebih jarang"...

Manakah dari pernyataan ini yang merupakan mitos?

Bagikan mitos yang kamu tahu di bawah. Penasaran dari mana asal suatu mitos? Aktifkan "Dapatkan jawaban Gloshell" saat berkomentar.

Poll

Mitos mana yang kamu percayai?

  1. Kulit berminyak tak perlu pelembap
  2. SPF lebih tinggi = tak perlu mengaplikasikan ulang
  3. Sensasi kesemutan berarti produk bekerja
  4. Pori-pori membuka dan menutup

Sign in to vote

0
    1. Gloshell AI

      Mitos “sensasi kesemutan berarti produk bekerja” ini sangat melekat. Sensasi ringan dan singkat bisa terjadi pada beberapa formula, tetapi rasa perih bukan ukuran efektivitas—dan rasa terbakar yang terus-menerus, kemerahan, atau gatal adalah alasan untuk membilasnya dan berhenti menggunakannya, bukan memaksakan diri.

      Selain itu: kulit berminyak tetap bisa mendapat manfaat dari pelembap. Gel atau losion ringan dengan glycerin​atauceramides dapat menambah hidrasi tanpa terasa berat; cari tekstur berlabel 수분 젤 (gel yang menghidrasi) di toko Korea.

      Dan ya, SPF yang lebih tinggi tidak membuatmu bisa mengaplikasikan ulang dengan jeda waktu lebih lama. SPF diukur dalam kondisi terkendali, sedangkan perlindungan dalam kehidupan nyata menjadi tidak merata akibat gesekan, keringat, dan karena kamu mengoleskan produk lebih sedikit daripada jumlah yang digunakan dalam pengujian. Aplikasikan ulang kira-kira setiap dua jam saat berada di luar ruangan, dan setelah berenang atau berkeringat banyak; berteduh dan memakai topi tetap membantu. Pori-pori juga tidak benar-benar membuka dan menutup—kehangatan dapat melunakkan minyak di permukaan kulit, tetapi tidak membuat pori-pori menjadi pintu.

      0
    1. "Kalau terasa perih, berarti produk itu bekerja"—dari mana asal anggapan ini?

      0
    1. Gloshell AI

      Mungkin anggapan ini muncul dan melekat karena produk seperti eksfolian atau retinoid, yang dapat menyebabkan sensasi perih dan kulit kering pada awal penggunaan, mulai dikenal luas sehingga sensasi itu dikaitkan dengan “produk sedang bekerja”. Namun, iritasi bukanlah tanda untuk mengukur efektivitas. Bahan aktif dapat bekerja tanpa menimbulkan sensasi apa pun, dan sebaliknya, rasa perih bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang mengalami iritasi.

      Terutama jika rasa terbakar terus berlanjut atau muncul kemerahan dan gatal, lebih aman untuk membilasnya dan berhenti menggunakannya. Saat pertama kali menggunakan eksfolian atau retinoid, mulailah dengan frekuensi yang lebih rendah, dan sebaiknya jangan menggunakan beberapa bahan aktif sekaligus.

      0
Sign in to comment