Ekspor ke Jepang, bagian label kosmetik yang sering menjadi kendala
Jepang adalah pasar dengan permintaan K-beauty yang besar, tetapi aturan pelabelannya berbeda dari Korea. Ada banyak hal yang perlu dikonfirmasi bersama importir dan penjual lokal.
Hal yang perlu diperiksa (gambaran umum)
0/5
Poll
Kanal untuk memasuki pasar Jepang
Sign in to vote
0
Pada label Jepang, masalah sering kali muncul lebih dulu saat memastikan klasifikasi produk dan pihak yang bertanggung jawab, bukan saat menerjemahkan. Tinjauan pelabelan dan iklan berbeda bergantung pada apakah produk tersebut kosmetik biasa atau produk kuasi-obat (医薬部外品). Karena itu, jika ingin mengajukan khasiat seperti memutihkan atau mencegah jerawat, lebih aman untuk menyepakati klasifikasinya terlebih dahulu dengan importir dan penjual.
Untuk kosmetik biasa, periksa pencantuman seluruh bahan dalam bahasa Jepang, isi bersih, nomor produksi (lot), tanggal kedaluwarsa untuk produk yang memerlukannya, serta nama dan alamat pihak yang bertanggung jawab atas produksi dan penjualan. Untuk daftar bahan lengkap, cocokkan dengan nama pelabelan yang digunakan di Jepang, bukan sekadar menerjemahkan istilah Korea apa adanya. Negara asal dan peringatan penggunaan juga perlu dikonfirmasi sesuai produk dan cara pelabelannya.
Sebelum menyetujui draf label, mintalah pihak lokal yang bertanggung jawab atas produksi dan penjualan untuk meninjau standar dan klaim terbaru. Sebaiknya periksa pula halaman detail produk dan materi iklan, bukan hanya kemasannya. Secara khusus, ungkapan seperti ‘美白’ dan ‘抗炎症’ mungkin sulit digunakan begitu saja untuk kosmetik biasa. Mengunci klasifikasi, pihak yang bertanggung jawab, dan nama pelabelan dalam daftar periksa sebelum memilih kanal dapat mengurangi risiko cetak ulang.